Minggu, 07 September 2014

Indonesia "Ku"

aku sudah menjadi pemimpi sejak aku beranjak remaja dan mimpi mimpi tentang kehidupan masa depan menemani bayang-bayang hidupku untuk suatu hari nanti aku harus mengubah jalan hidupku dan aku harus mengubah cara pandangku terhadap kehidupan, sudah saatnya indonesia merubah sikap dan cara pandangnya tentang dunia yang terus maju dan meninggalkan cara lama dan kuno hal itu seharusnya menjadi mudah bagi bangsa ini untuk mengubahnya karena keinginan dan harapan untuk mengubah semua hal menjadi hal yang baik diperlukan orang2 yang memiliki kekuatan mental yang juga kuat. aku termasuk salah satu orang yg tidak begitu suka dengan pendidikan formal sekolah atau kampus karena aku pernah mengalami hal yang membuatku tak pernah merasa percaya diri hingga hari ini dan itu mempengaruhi perkembanganku sehingga aku tertutup dan menutup diri dari semua kemungkinan yang bisa aku tunjukkan

sebuah cerita, sebuah mimpi

cerita ini terasa hambar bagiku, bagiku yang selalu tak bisa menetapkan hati pada satu hati yang pasti yang bisa ku jaga hingga ujung usiaku aku ingin ini terjadi ingin sekali hatiku tak selalu berfikir tentang hati yang baru yang membuatku selalu dibuai rindu dan membuatku harus selalu mengulang bagaimana hatiku mulai menyukai orang baru aku benci semua itu sangat benci. aku bermimpi kelak aku akan jatuh pada satu hati yang suci putih dan mampu membuatku bertahan pada hatinya dan ia membuatku tak berpaling darinya bisakah? aku yakin bisa dan aku yakin ada yang mampu membuatku bertahan pada satu hati saja agar aku mampu melanjutkan impianku dan aku yakin aku bisa menyeimbangkan semua itu dan aku yakin aku akan berjalan diatas kebahagiaan yang indah.
ini cerita yang menyesak dadaku saat ini karena aku menyukai seseorang yang tak jelas mengapa aku menyukainya bahkan tidak ada kesan yang membuatku memiliki alasan untuk menyukainya tapi aku menyukainya dan tak bisa menghilangkannya dalam hatiku saat ini, aku tak yakin ini akan berlangsung lama sampai nanti aku terpesona lagi pada yang lainnya dan aku melupakan dia tapi mungkinkah juga dia adalah yang terakhir aku pikirkan dan semua itu akan menjadi kenyataan suatu hari nanti