Rabu, 13 Agustus 2014

Puisi Untukmu


Pagi rasa2nya jam masih menunjukkan pagi hari
Yang dinginnya terasa menusuk hati yang sepi
Cahayanya seperti pancaran harapan yang tak bisa aku baca
Apakah hari ini cuaca akan mendung?
Aku ingin selalu cerah agar aku tahu betapa indah berharap
Dan ketika waktu semakin tinggi
Ketika mentari berada tepat diatas kepala
Dan aku akan merasa semakin tinggi dan mungkin utk ku berharap
Kemaren tak begitu indah bagiku
Aku harap hari ini kau datang lagi seperti sinar rembulan
Yang indah
Berkicaulah seperti merpati, terbanglah ke angkasa
Layaknya kepakan keras dan mantap sang elang
Aku ingin begini dan hanya begini
Aku tidak meminta lebih, tapi izinkan aku memberi lebih
Aku harap setelah ini aku tak menyinggahi pelabuhan lain
Aku harap kau adalah pelabuhan terakhir hatiku
Aku ingin berlayar seperti seorang pelaut yang berani
Seperti seorang awak kapal yang mengarungi samudera
Dan kita akan selalu berlayar utk suatu hari nanti
Menutup mata di tanah terakhir yang kita temui

Berdua, bersama selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar